Cara Menormalkan Sel Darah Putih Dengan Obat Alami

Cara Menormalkan Sel Darah Putih Dengan Obat Alami Yang Sudah Terbukti Khasiat dan Manfaatnya

Sel darah putih atau yang dikenal dengan istilah leukosit merupakan sebuah sel yang membentuk komponel darah. Sel ini mempunyai inti, akan tetapi tidak mempunyai bentuk sel yang tetap serta tidak berwarna.Obat Sel Darah Putih

Sel darah putih dalam setiap milimeter kubik darah lebih kurang berjumlah 8.000. Tempat pembentukan sel darah putih yaitu pada bagian sumsum merah tulang pipih, limpa, serta kelenjar getah bening. Semua sel darah putih mempunyai masa hidup antara 6 – 8 hari.

Peran penting sel darah putih untuk tubuh :

  • Berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit
  • Melindungi badan dari serangan mikroorganisme pada jenis sel darah putih granulosit dan monosit
  • Menyediakan pertahanan yang cepat serta kuat terhadap penyakit yang menyeran
  • Pengangkut zat lemak yang berasal dari dinding usus melalui limpa menuju pembuluh darah
  • Pembentukan antibodi dalam tubuh
  • Mengepung sel darah yang sedang terkena cedera atau infeksi
  • Menangkap serta menghancurkan organisme hidup
  • Menghilangkan atau menyingkirkan benda-benda lain seperti kotoran dan serpihan-serpihan lainnya
  • Mempunyai zat enzim yang bisa memecah protein yaang merugikan tubuh dengan menghancurkan serta membuangnya

Sel darah putih mempunyai peranan yang sangat baik bagi tubuh manusia, akan tetapi memang pada hakikatnya apapun yang berlebihan itu tidak baik begitu juga dengan kelebihan sel darah putih ini.

Kelebihan sel darah putih atau sel darah putih tinggi akan berdampak pada penyakit leukimia atau kanker darah. Pengobatannya harus berupa kemoterapi dengan obat antikanker, terapi radiasi, transfusi darah dan plasma, serta transplantasi sumsum tulang.

Dibawah ini adalah nilai normal kadar sel darah putih :

  • Bayi baru lahir : 9.000 – 30.000/mm3
  • Bayi / anak : 9.000 – 12.000/mm3
  • Dewasa : 4.000 – 10.000/mm3

Berikut gejala yang ditimbulkan ketika sel darah putih berlebih atau tinggi :

  • Demam tinggi dan menggigil
  • Sering buang air
  • Adanya darah pada urin
  • Sering merasa lelah
  • Wajah terlihat pucat
  • Saat kencing terasa sakit, panas, dan nyeri

Cara Menormalkan Sel Darah Putih Dengan Obat Alami

Ganoderma plus capsule adalah satu-satunya produk kesehatan berbahan alami yang mempunyai kemampuan untuk menormalkan sel darah putih yang berlebih atau tinggi secara alami tanpa adanya efek samping dan ketergantungan.

Terbuat dari 100% bahan alami diantaranya : bubuk ganoderma dan cordyceps. Tanpa ada efek samping sehingga aman untuk dikonsumsi oleh berbagai usia.

Baca Artikel Sebelumnya :

Didalam ganoderma plus capsule terdapat senyawa yang bersifat antioksidan yang efektif mengikat radikal bebas salah satu penyebab rusaknya sel tubuh.

Senyawa yang terdapat pada ganoderma plus capsule mempunyai kemampuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengontrol serangan penyakit degeneratif.

Ganoderma plus capsule juga mempunyai kandungan senyawa yang mampu untuk menyerang dan menghancurkan sel kanker tanpa harus operasi ataupun kemoterapi.

Khasiat dan manfaat dari ganoderma plus capsule yang akan anda dapatkan setelah mengkonsumsinya :

  1. Dapat mencegak kanker
  2. Dapat mengatasi kekurangan sel darah putih
  3. Dapat mengatasi rambut rontok
  4. Dapat membantu memperbaiki kondisi neurasthenia, bronkitis kronis, asma, dan alergi
  5. Dapat memperbaiki ketidakseimbangan sel saraf
  6. Dapat mencegah penuaan dini
  7. Dapat meningkatkan kekaban tubuh
  8. Dapat meningkatkan toleransi hipoksia

Nah cara menormalkan sel darah putih dengan obat alami ini silahkan ikuti aturan pakainya :

  • 2 x 2 kapsul setiap hari (pagi dan sore) sesudah makan

Bagi anda yang sel darah putihnya berlebih segeralah normalkan sekarang juga dengan obat alami ganoderma plus capsule yang sudah terbukti khasiat dan manfaatnya.

Ganoderma plus capsule ini bisa anda dapatkan dengan harga Rp. 396.000 belum termasuk ongkos kirim. Beli dengan jumlah yang banyak akan mendapatkan potongan harga.

Untuk mendapatkannya silahkan anda kirim SMS pemesanan dari ponsel dengan mencantumkan format pemesanan dibawah ini :

NHGPC : Jumlah Pemesanan : Nama : Alamat : No.Hp / No.Tlpn

Kirim Ke

085.223.808.444

Contoh Pemesanan :
NHGPC : 5 Botol : Zainudin Iskandar : Jl. Mitra Batik No.15 Jakarta Utara : Hp. 085.316.695.xxx

Himbauan : Pemesanan tanpa kode “NHGPC” tidak akan kami PROSES

PESAN SEKARANG BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN

* Syarat dan ketentuan :

  • Jangan khawatir belanja online ditempat kami, karena pengiriman BISA DILACAK statusnya secara online
  • Simpan dengan baik NOMOR RESI yang kami kirim VIA SMS untuk mengetahui status pesanan (paket/produk) anda
  • Nomor resi yang dikirim hari ini bisa di CEK STATUSNYA BESOK SORE
  • 3 hari sesudah produk (paket/pesanan) sudah sampai, tapi belum melakukan pembayaran, maka akan dicantumkan di LIST ORANG ORDER BELUM BAYAR

Sesudah anda kirim SMS pemesanan sesuai dengan format diatas, kami akan langsung BALAS SMS ANDA dengan informasi TOTAL HARGA (HARGA PRODUK + ONGKOS KIRIM) DAN NOMOR REKENING PEMBAYARAN.

Dalam SMS tersebut juga, kami meminta persetujuan dari anda “Apakah anda setuju dengan total harga tersebut?” apabila anda setuju, maka produk yang anda pesan akan segera di PROSES untuk dipacking dan dikirim.

Lawan Leukimia Dengan Imunoterapi

Apa itu imunoterapi? Imunoterapi merupakan upaya yang bagus untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh, untuk mengalahkan sel-sel kanker dengan cara meningkatkan reaksi kekebalan tubuh terhadap sel kanker.

Ada banyak sekali penderita kanker darah atau leukimia stadium akhir yang hanya menunggu waktu kematiannya tiba, hal tersebut karena sulitnya menemukan obat kanker darah atau leukimia yang tepat.

Namun sekarang ada harapan dengan penemuan baru oleh para dokter yang tergabung dalam Fred Hutchinson Cancer Research Centre di Seattle, Amerika Serikat, yang akan membuat para penderia kanker darah stadium akhir mempunyai harapan untuk pulih.

Cameron Turtle ketua dari penelitian tersebut mengatakan bahwa teknik yang mereka lakukan ialah dengan eksperimental imunoterapi.

Ada 29 orang penderita leukimia stadium akhir yang ikut dalam pengujian tahap pertama ini. Dimana dari 29 orang tersebut, 27 diantaranya mengalami progres yang sangat mengejutkan, 93% berhasil.

Cameron Turtle memberikan penjelasan bahwa prinsip dari teknik imunoterapi ini ialah menyerang sel-sel kanker dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh penderita. Mereka menggunakan sel-sel T untuk menyerang sel kanker.

Sel T adalah sel kekebalan yang juga bagian dari sel darah putih. Akan tetapi, peran dari sel T yang seharusnya yaitu sebagai imunitas kalah karena sel kanker yang menyerang.

Dalam percobaannya, peneliti menghidupkan kembali sel T dengan cara mengekstrak sel T pasien melalui sampel darah yang kemudian rekayasa genetika sel T dilakukan diluar, Sel T ini mempunyai kandungan molekul reseptor yang disebut chimeric antigen reseptor (CAR).

Seorang peneliti mengatakan bahwa CAR ini penting sekali dan menjadi bagian dari sel T . Selanjutnya peneliti tersebut menggandakan CAR khusus yang menyerang serta meningkatkan sel T, disebutlah CAR T. CAR T akan menyerang serta melacak sel kanker sesudah sel T kembali disuntikkan ke tubuh pasien.

Akan tetapi para peneliti menekankan, terlalu dini untuk mengetahui apa hasil jangka panjang dari teknik imunoterapi ini. Sebab ada beberapa pasien yang kambuh sesudah pengobatan awal.

Ada efek samping ekstrem juga yang dirasakan oleh beberapa penderita. Kebanyakannya mengalami demam tinggi serta tekanan darah rendah. Pada beberapa pasien, kanker akhirnya menjadi resisten terhadap sel CAR T.

Akan tetapi Turtle menyimpulkan bahwa hasil ini adalah titik awal yang bagus. Selanjutnya akan dilakukan percobaan dalam skala besar supaya menemukan teknik sampai berhasil.

Penyebab Kanker Darah

Anda tentunya sudah mengetahui apa itu Leukemia atau kanker darah. Tapi tahukah Anda seberapa bahayanya penyakit ini? Di Tahun 2000 lalu, lebih dari 250.000 anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia menderita penyakit Leukemia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 209.000 diantaranya tidak bisa diselamatkan alias meninggal dunia. Selain itu, hampir sebanyak 90% penderita yang terdiagnosa penyakit ini adalah orang dewasa.Penyebab Kanker Darah

Lalu, hal apa saja yang menjadi penyebab kanker darah ini?

Kanker darah sendiri adalah salah satu penyakit yang diklasifikasikan sebagai kanker yang terjadi pada darah atau sumsum tulang. Biasanya penyakit ini ditandai dengan perkembangan sel-sel pembentuk darah yang tidak normal dan umumnya hal ini terjadi pada sel darah putih atau leukosit. Sel yang tidak normal tersebut menggantikan sel normal dalam tubuh. Selain itu, sel ini juga dapat mempengaruhi pembentukan sel darah merah serta menurunkan daya tahan tubuh penderita sehingga penderita mudah sekali terkena infeksi.

Meskipun para ahli sudah bisa mengidentifikasi penyakit ini, tetapi penyebab kanker darah hingga saat ini masih belum bisa dipastikan. Namun, ada beberapa faktor yang diketahui dapat mempengaruhi frekuensi dari timbulnya kanker darah.

Radiasi
Radiasi adalah salah satu faktor yang bisa disebut sebagai penyebab kanker darah. Radiasi bisa meningkatkan frekuensi LMA. Meskipun tidak ada laporan secara pasti yang menyebutkan hubungan atara radiasi dan kanker darah, tetapi para staf radiologi dan penderita dengan radioterapi umumnya lebih sering menderita kanker darah. Disamping itu, sel-sel Leukemia juga ditemukan pada korban-korban kejadian bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang masih hidup.

Faktor Leukemogenik
Selain radiasi, Faktor leukemogenik juga menjadi salah satu yang dicurigai sebagai penyebab kanker darah karena diketahui bahwa ada beberapa zat yang mampu mempengaruhi frekuensiLeukemia. Contohnya seperti obat untuk Kemoterapi, Benzena dan insektisida yang biasa dipakai sebagai bahan kimia industri.

Herediter
Para penderita Sindrom Down biasanya memiliki insidensi Leukemia akut sebanyak 20 kali lebih besar dibanding orang biasa.

Virus
Penyebab kanker darah yang terakhir adalah virus. Beberapa virus seperti retrovirus, virus Leukemia Feline dan HTLV-1 pada orang dewasa dicurigai dapat menyebabkan Leukemia.

Tips Menurunkan Risiko Kanker Darah Dengan Donor Darah

Ada banyak sekali orang yang beranggapan bahwa manfaat donor darah bukan hanya dirasakan oleh orang yang membutuhkan darah. Padahal, manfaat donor darah juga akan dirasakan oleh pendonornya.

Kesehatan akan lebih baik apabila donor darah dilakukan secara rutin. Donor darah juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan dan sangat berguna bagi diri sendiri.

Donor darah yang rutin dilakukan setiap 3 bulan sekali dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah, tidak mudah terkena stroke, dan mengurangi gejala serangan jantung. Darah juga akan berganti setiap 3 bulan dengan darah baru.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa anda rasakan hanya dengan melakukan donor darah, salah satunya adalah menurunkan risiko kanker dan membakar kalori.

Menurunkan risiko kanker
Hanya dengan mendonorkan darah anda bisa menurunkan risiko kanker, mengapa? karena dari dahulu kanker memang sudah dikaitkan dengan kadar zat besi yang tinggi dalam tubuh.

Ketika kita mendonorkan darah maka kelebihat zat besi pada tubuh akan dikeluarkan sehingga bisa mengurangi tekanan oksidatif pada tubuh.

Sudah banyak orang yang tahu kalau donor darah bisa mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker lever, usus besar, paru-paru, dan tenggorokan.

Membakar kalori
Hanya dengan 1x mendonorkan darah saja, ada sekitar 650 kalori yang terbakar. Oleh karena itu, donor darah juga bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk mengontrol berat badan.

Meskipun begitu, janganlah melihat aktivitas donor darah sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Untuk bisa melakukan donor darah anda harus mempunyai berat badan yang seimbang, hemoglobin yang sehat, dan tingkat zat besi yang sehat.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Darah

Pengobatan kanker darah bisa dilakukan dengan berbagai jenis metode. Selain pengobatan medis, penderita kanker perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Ada baiknya bagi penderita kanker darah untuk menghindari makanan-makanan di bawah ini karena merupakan pantangan penderita kanker darah.Pantangan Makanan Bagi Penderita Kanker Darah

Makanan-makanan yang termasuk ke dalam pantangan penderita kanker darah di bawah meliputi sayur dan buah-buahan, daging, ikan asin, sea food dan makanan yang diawetkan. Berikut daftar makanan yang harus dihindari :

Sayur-sayuran dan Buah-buahan

  • Kangkung dan Sawi putih karena dapat mengurangi efektivitas kerja dari obat yang diberikan.
  • Tauge karena mengandung zat yang mampu mendorong pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
  • Cabai karena mampu merangsang aktifitas bawah sadar. Selain itu, cabai juga mampu menurunkan jumlah oksigen yang ada dalam tubuh.
  • Dukuh, durian, nanas dan anggur karena menghasilkan alkohol dan merangsang perkembangan sel kanker.

Selain makanan di atas, beberapa minuman juga bisa menjadi pantangan penderita kanker darah yang harus dihindari. Seperti minuman dingin atau es yang dapat mengganggu kelancaran peredaran darah dan minuman ringan yang bersifat karsinogen.

Daging dan ikan asin

Daging dan ikan asin termasuk ke dalam pantangan penderita kanker darah. Beberapa daging seperti daging sapi, kerbau, kambing dan babi akan meningkatkan pertumbuhan sel yang tidak normal. Sementara beberapa ikan asin diolah dari bahan-bahan yang tidak segar sehingga menjadi alergen, suatu zat yang mengandung reaksi imunitas pada tubuh sehingga penderita akan merasa gatal-gatal, bengkak dan meriang.

Para penderita kanker yang mengonsumsi pantangan penderita kanker darah ini, tubuhnya akan terasa nyeri di beberapa bagian. Permukaan kulit yang luka akan terlihat basah dan kadang-kadang akan mengalami pendarahan.

Sea Food

Beberapa jenis makanan laut seperti udang, kepiting dan cumi-cumi mengandung lemak yang tinggi sehingga mampu memicu perkembangan sel kanker.

Selain beberapa bahan makanan yang telah disebutkan di atas, para penderita kanker juga sebaiknya menghindari makanan yang dibakar karena bagian gosongnya mengandung zat karsinogen. Satu lagi yang harus dihindari yaitu makanan yang diawetkan karena mengandung senyawa kimia tertentu yang nantinya akan berubah menjadi karsinogenaktif.

Itulah beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh para penderita kanker. Dengan menghindari makanan dan minuman tersebut, maka para penderita bisa mencegah perkembangan kanker dalam tubuh. Dengan demikian, proses pengobatan atau terapi bisa berjalan lebih baik dan proses penyembuhan bisa lebih cepat dilakukan.

Kanker Darah Pada Anak

Kanker darah atau Leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang anak-anak. Kanker darah pada anak lebih banyak ditemui pada anak usia 2 – 6 tahun.

Selain itu, kanker ini juga merupakan jenis kanker yang berbahaya dan sudah banyak memakan korban, baik anak-anak maupun orang dewasa. maka dari itu harus segera melakukan pengobatan terhadap kanker darah tersebut

Oleh karena itu, jika Anda mempunyai anak yang berusia antara 2 – 6 tahun, maka ada baiknya Anda mengetahui beberapa gejala kanker darah pada anak berikut ini.

Gejala kanker darah pada anak

Nyeri tulang

Salah satu gejala kanker darah pada anak yang cukup sering terjadi adalah nyeri pada tulang yang terus memburuk. Hal ini terjadi bukan karena adanya luka atau memar tetapi diakibatkan oleh perkembangan sel darah putih yang tidak terkendali di sumsum tulang anak.

Mudah berdarah

Anak-anak yang terkena kanker darah mudah sekali berdarah. Ini karena rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh anak tersebut. Trombosit merupakan fragmen sel yang diproduksi di sumsum tulang. Fragmen sel ini sangat membantu dalam pembekuan darah. Kanker darah pada anak menyebabkan jumlah trombosit mengalami penurunan sehingga pembekuan darah akan terlambat.

Membengkaknya kelenjar getah bening

Sebagai orang tua, Anda perlu waspada terhadap gejala ini karena membengkaknya kelenjar getah bening merupakan salah satu gejala kanker darah pada anak yang sulit dideteksi. Biasanya pembengkakan terlihat di bagian dada, ketiak, pangkal paha dan leher. Agak berbeda dengan pembengkakan yang terjadi karena penyakit lain, pembengkakan karena kanker darah biasanya terjadi selama beberapa hari. Oleh karena itu jika anak mulai mengalami hal ini, maka sebaiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter anak.

Sering terkena demam dan infeksi

Demam bisa terjadi karena penyakit lain sehingga tidak mudah untuk mengenali kanker darah dengan melihat gejala ini. Namun, umumnya demam yang terjadi karena kanker darah lebih dari 38 derajat celcius dan berlangsung selama beberapa hari. Ditambah lagi, biasanya anak akan sering mengalami infeksi akibat daya tahan tubuh yang terus menurun. Kedua gejala ini merupakan gejala awal kanker darah yang perlu Anda waspadai.

Selain beberapa gejala di atas, anak juga akan sering mengalami mimisan, gusi berdarah dan kesulitan benafas. Dirinya akan kehilangan nafsu makan sehingga berat badan menurun drastis.

Hati dan limpa akan membesar, timbunya rasa sakit di kepala, keringat yang berlebihan di malam hari serta muncul bintik-bintik berwarna merah pada kulitnya.

Gejala Kanker Darah

Tentunya Anda sudah mengetahui betapa bahayanya kanker darah jika dibiarkan atau terlambat ditangani. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui gejala awal dari kanker darah ini sehingga tidak akan sampai merenggut nyawa. Kanker darah sendiri terdiri dari 4 stadium, yaitu kanker darah stadium 1, 2, 3 dan 4. Keempat tahapan kanker ini memiliki gejala yang berbeda-beda.Gejala Kanker Darah

Ada baiknya Anda membaca penjelasan berikut ini untuk mengetahui gejala-gejala kanker darah stadium 1, 2, 3 dan 4.

Gejala Kanker Darah Stadium 1

Di antara semua tahap, yakni kanker darah stadium 1, 2, 3 dan 4, tahap awal merupakan yang paling ringan. Tahap ini ditandai dengan terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening. Tingkat resikonya termasuk sedang dan tidak terlalu berbahaya karena sel-sel kanker masih belum menyebar dan mempengaruhi organ-organ fisik yang ada di dalam tubuh penderita.

Gejala Kanker Darah Stadium 2

Selain terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, memasuki stadium ke-2 juga ditandai dengan pembengkakan pada limpa dan hati atau salah satu diantara kedua organ tersebut. Ada perkembangan yang cukup signifikan pada pertumbuhan limfosit. Tingkat resiko untuk tahap ini masih terbilang sedang.

Gejala Kanker Darah Stadium 3

Secara umum, di tahap 3 ini akan ada dua atau lebih organ yang terpengaruh. Pada stadium 3, kanker menyebar dan mempengaruhi organ-organ lain yang ada dalam tubuh. Para penderita pun akan mengalami anemia.

Gejala Kanker Darah Stadium 4

Di antara semua tahapan, yakni kanker darah stadium 1, 2, 3 dan 4, tahap keempat adalah yang paling berbahaya karena ini merupakan tahap terakhir perkembangan kanker. Tingkat keping darah akan menurun drastis. Jika di tahap 3 kanker menyebar ke organ-organ tubuh selain limpa dan hati, pada tahap ini kanker akan mempengaruhi paru-paru. Di samping itu, anemia juga akan terjadi lebih akut. Tahap ini merupakan tahap yang paling beresiko.

Itulah berbagai gejala dari kanker darah stadium 1, 2, 3 dan 4. Seperti yang telah disebutkan, setiap tahap memiliki gejala-gejala yang berbeda. Mengetahui setiap gejala sedini mungkin akan sangat baik sehingga kanker tidak sampai memasuki stadium 4 di mana tingkat resiko kematian semakin besar dan organ-organ tubuh sudah mengalami kerusakan.

Kanker darah sendiri bisa disembuhkan dengan beberapa metode. Tentu saja setiap stadium mempunyai standar penanganan yang berbeda. Oleh karena itu, semakin cepat kanker darah ditangani akan semakin baik dan peluang penderita sembuh dari penyakit tersebut akan semakin besar.